DAFTAR LENGKAP ARTIKEL SyahidaComputer

Menghapus file secara permanent tanpa melalui recycle bin

Secara default ketika kita menghapus suatu file, maka file tersebut akan tertampung di recycle bin. File yang tertampung di recycle bin ini masih bisa di restore kembali jika tidak ingin dihapus. Bisa juga file tersebut kita hapus untuk mengosongkan recycle bin dengan perintah empty recycle bin. Walaupun file yang telah dihapus tadi masih bisa di munculkan atau diselamatkan dengan menggunakan tools atau software restore data yang telah dihapus.

Semakin banyak file yang tertampung di recycle bin, maka juga akan mengurangi kapasitas harddisk. Yang akhirnya bisa juga membuat kinerja komputer manjadi lambat. Jika sahabat tidak menginginkan file yang dihapus tadi tertampung di recycle bin, maka dapat dilakukan dengan memakai cara atau trik seperti dibawah ini :
  1. Masuk ke Group Policy Tekan tombol Windows + R untuk membuka menu run, kemudian ketik gpedit.msc dan tekan enter
  2. Masuk pada User configuration > Windows components > Windows explorer
  3. Pada panel sebelah kanan, klik ganda pada Do not move deleted files to The Recycle Bin
  4. Ubah menjadi enable kemudian klik OK
  5. Tutup jendela gpedit kemudian logoff atau restart komputer.
Cara yang ke dua adalah melalui properties icon recycle bin di desktop.
  1. Klik kanan icon recycle bin di desktop kemudian pilih properties.
  2. Aktifkan atau beri tanda centang pada Do not move files to The Recycle bin
  3. Klik OK
Cara lain yang juga mudah untuk dilakukan menghapus file secara permanen tanpa masuk recycle bin adalah :
  1. Setelah memilih file yang akan dihapus, tekan dan tahan tombol shift kemudian tekan tombol delete.
  2. Klik Yes untuk menghapus file. Maka file akan terhapus tanpa masuk ke recycle bin.
Jika dikomputer shobat telah terinstall tuneup utilities, maka delete file permanent dapat dilakukan dengan klik kanan pada file yang akan dihapus kemudian klik tuneup shredder

Cara burning data ke CD tanpa software di windows xp

Menyimpan data ke cd pada windows xp yang banyak dilakukan adalah dengan menggunakan software burner seperti nero, deep burner dan lain-lain software yang semacam. Dengan menggunakan software burning tersebut selain burning data biasanya terdapat juga fitur untuk burning video, audio, dan juga untuk membakar file iso. Banyak orang yang belum mengetahui, sebenarnya di windows xp bisa untuk burning atau menyimpan data ke cd tanpa menggunakan software apapun. Jika hanya untuk keperluan burning data saja atau untuk menyimpan data ke cd/dvd saja, maka di windows xp sudah ada fasilitas untuk keperluan burning data tersebut.

Syarat utama untuk bisa melakukan burn data ke cd ini tak lain dan tak bukan hanyalah komputer menggunakan CD rom Rewritable atau DVD rom rewritable. Ya ... hanya itu saja, selebihnya kita bisa menggunakan fitur yang ada pada windows xp. CD atau DVD yang digunakan bisa CD-R maupun CD-RW, demikian juga yang DVD. Untuk langkah-langkahnya bisa disimak seperti cara dibawah ini :
  1. Masukkan cd / dvd blank ke dalam CD rom rewritable
  2. Copy data atau file yang akan disimpan atau di burning ke CD/DVD
  3. Paste ke drive cd rom / dvd rom anda maka akan terdapat pesan Files ready to be written to the CD
  4. Pilih atau blok file/folder yang telah dipaste di drive CD rom tadi
  5. Klik menu file kemudian pilih Write this files to CD


  6. Muncul jendela CD writing wizard, ketikkan nama CD shobat pada CD name.


  7. Jika shobat aktifkan close the wizard after the files have been written, maka wizard akan otomatis tertutup ketika proses burning selesai.
  8. Klik next dan proses burning data ke cd akan berjalan sampai selesai.


  9. CD akan keluar dengan sendirinya dari cdrom.
Berbagi file kepada teman atau orang lain akan lebih aman jika menggunakan CD. Dengan menggunakan CD, maka akan mengurangi resiko komputer kita terkena virus dari komputer orang lain. Kecuali kalau data atau file di cd tersebut mengandung virus. Berbeda kalau berbagi file dengan menggunakan flashdisk. Meskipun komputer atau data yang ada terbebas dari virus, namun tatkala dicolokkan ke komputer lain yang terserang virus, maka flashdisk juga akan terkena virus. Nah kalau flashdisk ini di colokkan ke komputer kita, maka komputer kita juga akan terserang virus. Tapi memang semua ada keuntungan dan kelemahan masing-masing, terserah pada shobat sekalian.

Cara mencegah install program di komputer

Komputer kalau dipakai banyak orang biasanya akan sering terjadi perubahan pada komputer tersebut. Perubahan yang terjadi ini bisa pada setting windows, pengaturan desktop, maupun program atau aplikasi yang diinstall. penggunaan program atau aplikasi ini memang kebutuhan tiap user berbeda-beda. Namun akibatnya semakin banyak program yang diinstall juga akan berpengaruh pada kinerja komputer, karena ruang volume hardisk atau memory banyak yang terpakai untuk kebutuhan installasi program tersebut.

Beberapa cara untuk mencegah install software atau program ke komputer adalah :

Nonaktifkan Windows Installer
  1. Melalui group policy editor (gpedit.msc)
    • Tekan kombinasi tombol windows + R pada keyboard, kemudian ketik gpedit.msc dan tekan enter.
    • Masuk ke computer configuration > administrative templates > Windows Components > Windows Installer
    • Pada panel sebelah kanan buka disable windows installer
    • kemudian ubah statusnya menjadi enable
    • Pada pilihan disable windows installer, pilih always
    • Klik ganda pada prohibit user installs dan ubah menjadi enable
    • Pada user install behavior, pilih prohibit user install
    • klik OK
    • log off atau restart komputer.


  2. melalui registry editor
    • Tekan kombinasi tombol windows + R pada keyboard, kemudian ketik regedit dan tekan enter.
    • Masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Windows\Installer
    • Pada panel sebelah kanan klik kanan > new > DWORD Value > Rename menjadi DisableMSI
    • Ubah value datanya menjadi 2 (0 = default, 1 = admin only, 2 = disabled)
    • Logoff atau restart komputer

Cara ini hanya akan berhasil kalau program install software tersebut menggunakan Windows installer package. Pada beberapa software yang saya coba masih ada software yang masih tetap bisa diinstall

Mencegah install program dengan cara membuat user account dengan type limited.
Jika shobat adalah administrator, maka untuk mencegah install software atau program di komputer bisa dilakukan juga dengan cara membuat user account dengan type limited atau terbatas. Dengan demikian sebagai user ada batasan-batasan tertentu dalam menjalankan komputer.

Untuk membuat user account dengan type limited adalah dengan cara :
  1. Buka control panel > user accounts
  2. Pilih created new account
  3. Tulis nama account baru kemudian klik next
  4. Pada pick an account type pilih limited
  5. Klik create account


Mencegah orang lain install program dengan cara menggunakan software
  1. Download dan jalankan install block


  2. Download dan jalankan Stop Install tool


  3. Download dan jalankan software anti exe

Ketiga software diatas fungsi dan cara kerjanya mirip, pilih saja salah satu. Dengan menggunakan software anti install tersebut, maka setiap kali menjalankan dengan file exe, msi , setup, install dan lain-lain akan minta password yang harus dimasukkan. Untuk download software anti install atau agar komputer tidak bisa diinstall software, bisa diklik pada link download dibawah.

Cara mengatasi registry editor yang tidak bisa dibuka

Registry editor yang tidak bisa dibuka biasanya ditandai dengan munculnya pesan error ”Registry editing has been disabled by your administrator“. Setiap kali kita berusaha membuka registry editor selalu muncul pesan tersebut. Untuk memperbaiki atau enable registry yang disable ada beberapa cara yang bisa di tempuh.

Cara enable registry yang disable melalui group policy ( gpedit)
  1. Tekan kombinasi tombol windows + R untuk membuka menu run, kemudian ketik gpedit.msc dan tekan enter.
  2. Masuk ke User configuration > administrative templates > System
  3. Pada panel sebelah kanan, klik ganda Prevent Access to Registry Editing Tools, kemudian ubah statusnya menjadi not configured, klik OK
  4. Logoff atau restart komputer




Enable registry editor yang disable menggunakan remove restrictions tools (RRT) dari sergiwa.com
Beri tanda centang pada registry tools kemudian klik remove




Memperbaiki registry editor yang disable menggunakan tools Registry Fix




Enable registry editor yang disable menggunakan software tweak windows seperti Tune Up Utilities.
Pada program tune up utilities terdapat fitur atau fasilitas untuk masuk ke Registry editor. Cobalah masuk regedit melalui fitur tersebut kemudian masuk ke HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Pada panel sebelah kanan cari key DisableRegistryTools. Jika ditemukan key DisableRegistryTools, hapus key tersebut. Kemudian logoff atau restart komputer.

Mudah-mudahan saja salah satu cara diatas dapat bermanfaat dan berhasil mengembalikan registry editor menjadi enable atau aktif kembali.

Cara merubah tulisan start pada windows xp

Tombol start berada pada bagian bawah kiri pada tampilan desktop komputer. Tombol start pada komputer merupakan tombol yang sering dipergunakan oleh user. Namanya saja Start yang berarti “mulai”. Jadi hampir semua kegiatan pengoperasian komputer dimulai dari tombol start. Walaupun ada cara tombol cepat atau shortcut key untuk membuka suatu aplikasi atau program. Nah berkaitan dengan tombol start tersebut, jika shobat sudah jenuh dengan tampilan tersebut, atau ingin tampilan yang berbeda dari komputer lain, maka kita dapat melakukan modifikasi tombol start tersebut terutama modifikasi atau perubahan pada teks atau tulisan Start. Tulisan start pada start menu tersebut bisa dirubah menjadi tulisan sesuai dengan keinginan kita. Jadi akan terlihat lebih berbeda dan antik dari komputer lain.



Untuk melakukan perubahan tulisan start pada winodws xp, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, yaitu :

Langkah pertama.
Sedia payung sebelum hujan. Karena yang akan di hack adalah file explorer.exe, maka backup dulu file explorer.exe yang biasanya berada pada C:\Windows dengan cara copy dan paste di tempat yang aman.



  1. Download dan jalankan program resource hacker (541 kb). Bisa download pada link dibawah.
  2. Pada jendela resource hacker klik file > open kemudian cari file explorer.exe biasanya berada ( C:\Windows/explorer ) klik Open lagi
  3. Expand string table dengan klik tanda + kemudian expand no 37 dan klik 1033
  4. Pada panel sebelah kanan cari tulisan 578, "start"


  5. Ganti tulisan start sesuai dengan keinginan shobat. Kali ini kita coba diganti dengan tulisan Syahida
  6. Kalau sudah klik tombol Compile Script untuk membuat perubahan.


  7. Klik file kemudian pilih “Save As” ( jangan pilih Save) dan beri nama file tersebut sesuai keinginan. Dalam hal ini saya simpan dengan nama “syahida” kemudian klik save.
  8. Tutup jendela resource hacker. Sampai disini langkah pertama telah selesai.

Langkah kedua
Untuk menjalankan file explorer.exe yang telah diganti menjadi syahida.exe tadi maka kita harus melakukan sedikit perubahan pada registry editor.
  1. Buka jendea registry editor
  2. Masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
  3. Pada panel sebelah kanan cari key “Shell
  4. Ubah value data Shell tadi dari explorer.exe menjadi syahida.exe (atau nama file yang telah anda simpan pada langkah pertama diatas)


  5. Klik OK kemudian Log Off atau restart komputer.

Jika shobat telah melakukan langkah-langkahnya dengan tepat, maka tulisan start sudah berubah menjadi Syahida.



Sebaiknya untuk melakukan trik diatas dilakukan oleh user yang sudah mahir, namun jika ingin mencoba dan berexplorasi ....... ya monggo saja.

Link Download Resource Hacker (541 kb)


Cara membuka program selalu sebagai administrator di windows 7

Seperti kita ketahui bersama, bahwa windows 7 mempunyai system keamanan yang bisa dibilang lebih dari kakak-kakaknya yang terdahulu. Semisal User Account Control atau disingkat UAC ini akan selalu meminta ijin pada user jika akan menjalankan suatu aplikasi atau melakukan perubahan terhadap setting windows. Namun demikian sebagian user malah mengatur untuk menonaktifkan User Account Control, dikarenakan ingin praktis saja. Selain daripada itu kadang kita mengira bahwa aplikasi atau program yang dijalankan tidak compatible di windows 7, karena tidak bisa dijalankan atau program tersebut tidak berjalan sebagaimana yang dikehendaki, sehingga langsung saja program tersebut diuninstall lagi. Padahal sebenarnya aplikasi atau program tersebut compatible di windows 7, hanya saja kita tidak membuka program tersebut sebagai administrator.

Untuk menjalankan suatu aplikasi atau program sebagai administrator, yang sering kita lakukan adalah dengan cara klik kanan kemudian pilih atau klik run as administrator. Jika program atau aplikasi tersebut sering kita buka, maka sebaiknyalah kita atur atau setting agar program tersebut akan selalu terbuka atau dijalankan sebagai administrator tanpa melalui klik kanan, jadi tidak perlu berulangkali klik kanan pilih run as administrator ketika membuka program tersebut.

Untuk mengatur agar program yang dijalankan selalu sebagai administrator, berikut ini langkah-langkahnya :
  1. Klik kanan pada program tersebut kemudian pilih properties.
  2. Pada tab Compatibility, klik Change settings for all users
  3. Pada jendela yang muncul, beri tanda centang pada Run this program as an administrator di privilege level.
  4. Klik OK dan OK lagi
Cara diatas dapat dilakukan pada program-program lain yang dikehendaki.

Cara agar flashdisk tidak dapat diakses oleh komputer

USB removable media atau yang sering diartikan flashdisk merupakan sarana berbagi file dan media penyimpanan file yang praktis dan murah. Harga yang relative terjangkau dan bentuknya yang relative kecil, kini hampir setiap orang telah memiliki flashdisk. Disisi lain karena banyaknya pengguna flashdisk, maka flashdisk adalah merupakan salah satu media penyebaran virus komputer yang cukup ampuh. Selain itu flashdisk juga bisa menjadi sarana atau media untuk mengambil atau mencuri file-file penting yang ada pada sebuah komputer. Sehingga kadang bagi sebagian user, penggunaan flashdisk di komputer ini malah dinonaktifkan. Maksudnya, setiap kali flashdisk dicolokkan ke komputer, maka komputer tidak bisa mengkases flashdisk tersebut, bahkan hanya untuk kegiatan membuka data. Ada lagi sebagian user yang mengatur komputernya hanya bisa membaca dokumen yang ada diflashdisk saja sedangkan untuk menyimpan atau copy paste file ke flashdisk tidak bisa atau ditolak. Hal ini ditujukan untuk keamanan data di komputer agar tidak bisa diambil oleh orang lain dengan menggunakan flashdisk (USB removable media).

Untuk mengatur agar flashdisk tidak bisa dibuka di komputer pada windows 7, dapat dilakukan dengan menggunakan trik sederhana dibawah ini :
  1. Tekan tombol Ctrl + R untuk membuka menu Run
  2. Ketik gpedit.msc dan tekan enter untuk masuk ke jendela group policy
  3. Masuk ke User configuration > administrative templates > System > Removable Storage Access
  4. Pada panel sebelah kanan klik ganda pada Removable Disks : Deny read access
  5. Ubah menjadi enable kemudian klik OK
  6. Tutup jendela group policy kemudian restart atau log off komputer.
Sekarang jika shobat mau membuka atau mengakses flashdisk, maka akan muncul pesan ….. yang pada akhirnya tidak bisa mengakses flashdisk.



Untuk mengatur agar flashdisk hanya bisa dibuka dan membaca file saja pada windows 7, tetapi tidak bisa melakukan copy paste atau menyimpan data, dapat dilakukan dengan menggunakan trik dibawah ini.
  1. Tekan tombol Ctrl + R untuk membuka menu Run
  2. Ketik gpedit.msc dan tekan enter untuk masuk ke jendela group policy
  3. Masuk ke User configuration > administrative templates > System > Removable Storage Access
  4. Pada panel sebelah kanan klik ganda pada Removable Disks : Deny write access
  5. Ubah menjadi enable kemudian klik OK
  6. Tutup jendela group policy kemudian restart atau log off komputer.


Sekarang jika mau copy paste file ke flashdisk atau menyimpan file ke flashdisk tidak bisa akan tidak bisa lagi.

Cara lain yang tak kalah mudahnya (Bagi pengguna windows xp) bisa dicoba dengan menggunakan sebuah software, yaitu usb write protect. Yaitu software yang mengatur akses flashdisk ke komputer, antara bisa diakses atau tidak. Jika shobat berkeinginan untuk mencoba bisa didownload pada link berikut ini :



Download software flasdisk write protect

Related search :
cara mencegah komputer mengakses flashdisk, mencegah copy paste data dari komputer ke flashdisk, flashdisk tidak bisa menyimpan file, flashdisk tidak bisa dibuka dikomputer, mencega pencurian data melalui flashdisk, flashdisk tidak bisa diakses oleh komputer, flashdisk terdeteksi tetapi tidak bisa dibuka, download software memproteksi komputer dari flashdisk, software flashdisk.

Download Software pendeteksi masalah komputer

Pengguna komputer, baik itu komputer milik sendiri, milik kantor maupun milik orang lain, akan merasa nyaman dan enjoy bekerja dengan komputer jika komputer tersebut tidak ada masalah. Sebaliknya, user akan menjadi kerepotan dan terganggu manakala komputer yang digunakan dalam kondisi yang tidak fit atau terjadi error. Error pada komputer atau pc ini adalah hal yang biasa terjadi, bahkan kadang tidak kita sadari. Error pada komputer ini dapat terjadi karena kerusakan pada hardware ( harddisk, memory, processor maupun perangkat keras lainnya) maupun pada system operasi windows yang bisa disebabkan karena corrupt file system, maupun karena serangan dari malware, soyware, virus atau sejenisnya.

Untuk mengetahui lebih jauh kondisi komputer anda, apakah ada hal-hal yang harus diperbaiki atau dihapus, maka shobat dapat menggunakan bantuan sebuah software yang dapat mendeteksi dan mengidentifikasi permasalahan yang terdapat pada komputer. Akan tetapi tetap perlu untuk diingat bahwa tidak semua permasalahan akan dapat langsung diselesaikan. Perhatikan saran-saran yang diberikan oleh program ini.

Jika dilihat dari fitur-fitur yang ada, program ini mirip dengan task manager bawaan windows, yaitu task (aplikasi yang sedang berjalan), services, startup dan system info. Hanya perbedaannya adalah pada program ini lebih lengkap dan ditambah lagi ada klasifikasi antara program, services yang berbahaya atau program yang tidak diperlukan maupun program yang aman untuk tetap dijalankan yang ditandai dengan warna merah, kuning dan hijau. Disini kita bisa melakukan aksi end task, disable, enable pada startup secara langsung. Namun demikian sebagai user, untuk kode berwarna merah tidak harus di disable atau di delete, kita sebaiknya tetap memperhatikan saran yang diberikan oleh program ini. Kalau kita tahu benar program tersebut tidak berbahaya dan penting untuk kerja kita walaupun berwarna merah, tetap saja tidak didisable atau delete.

Yang lebih lengkap lagi adalah fitur system infonya. Dengan program ini kita bisa melihat system info komputer secara lengkap sekali. Bisa kita lihat informasi mengenai motherboard, BIOS, CPU, graphics card, Network adapter, Operating system, Antivirus, Memory, harddisk info ( IDE / Serial ATA), Drives, COMM Port, Cache memory, TCP/IP Ports and connection, dan lain-lain. Selain fitur diatas, bisa juga kita masuk ke jendela registry editor, control panel, event viewer, add and remove program pada menu tools, dan pada menu file terdapat fitur export info, print dan shutdown, restart maupun logoff serta lock computer.

Program atau aplikasi tersebut bernama The Ultimate Troubleshooter. Sayang seribu sayang, program ini berbayar atau tidak gratis. Namun jika sahabat berkeinginan untuk mencoba free trial bisa langsung download The Ultimate Troubleshooter ke website resminya.



Homepage download : The Ultimate Troubleshooter 4.92

Download:
http://hotfile.com/dl/94550104/e9e983f/C-492TUT.rar.html
http://shareflare.net/download/44709.4248878cad221058f059b1a9b4a6/C-492TUT.rar.html
http://www.filesonic.com/file/52913284/C-492TUT.rar

Mengembalikan icon recycle bin yang hilang

Icon recycle bin di desktop ini berguna sekali untuk melihat file yang telah dihapus dan ditampung di recycle bin secara cepat. Dengan demikian kita bisa mengatur atau memanage file-file yang telah dihapus atau terhapus untuk kita restore atau di hapus secara permanen. Selain itu dengan icon recycle bin di desktop, kita bisa mengosongkan file di recycle bin dengan cepat yaitu dengan cara klik kanan kemudian pilih empty Recycle Bin.

Namun ada kalanya secara tidak sengaja atau entah kenapa, ... tiba-tiba icon recycle bin di desktop hilang atau terhapus. Sehingga kita tidak bisa memanage file di recycle bin, baik untuk dihapus secara permanen atau di restore kembali.

Dibawah ini adalah cara untuk memunculkan kembali icon recycle bin di desktop.

Klik kanan di desktop, kemudian pilih personalize
Pada panel sebelah kiri klik Change desktop Icons
Beri centang atau aktifkan kotak recycle bin
Klik OK

Pada windows xp bisa dicoba dengan cara :
Klik kanan pada desktop kemudian pilih properties
Klik tab desktop kemudian klik Customize desktop
Pada jendela yang muncul beri tanda centang pada recycle bin
Klik OK

Mengaktifkan task manager has been disabled by your administrator

Task manager banyak sekali fungsinya, antara lain adalah untuk mengetahui program apa saja yang sedang berjalan atau sedang aktif, mematikan program secara paksa, bisa juga untuk memonitor performance computer, mematikan proses suatu services, melakukan perintah restart, shutdown, logoff, membuka suatu program atau aplikasi kala terjadi desktop blank atau windows explorer error, dan masih banyak lagi.

Namun ada kalanya saat kita membutuhkan task manager, task manager ini tidak bisa dibuka dengan ditandai pesan task manager has been disabled by your administrator. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa kemungkinan, yaitu task manager dikunci oleh administrator sehingga tidak bisa dibuka oleh user lain. Penyebab lain adalah dikarenakan virus trojan yang menyerang komputer dan menonaktifkan task manager.

Cara mengatasi task manager yang tidak bisa dibuka dapat dicoba dengan trik berikut ini :

Mengaktifkan task manager menggunakan group policy editor
  1. Tekan kombinasi tombol windows + R untuk membuka menu Run kemudian ketik gpedit.msc dan tekan enter.
  2. Pada User Configuration, klik administrative templates
  3. Pilih System kemudian Ctrl+Alt+Del Options
  4. Pada panel sebelah kanan klik ganda pada Remove Task manager
  5. Atur menjadi disabled

Mengaktifkan task manager menggunakan Registry editor
  1. Tekan kombinasi tombol windows + R untuk membuka menu Run kemudian ketik regedit dan tekan enter
  2. Pada jendela registry editor yang muncul, masuk ke HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
  3. Pada panel sebelah kanan hapus key DisableTaskMgr atau ubah value datanya menjadi 0
Mengaktifkan task manager menggunakan tools Takmanagerfix
Jika kedua cara diatas masih belum berhasil, patut dicoba dengan menggunakan tools atau software gratis untuk mengaktifkan taskmanager. Jalankan toolsnya kemudian klik fix task manager, dan biarkan tools tersebut bekerja. Untuk itu silahkan download tools memperbaiki task manager pada link dibawah ini :


Link download (76 kb)

Convert image to JPEG, BMP, TIFF, GIF, ICO, PNG, TGA, WMF

Cara mudah untuk mengconvert gambar atau image menjadi JPEG, BMP, TIFF, GIF, ICO, PNG tanpa menggunakan software adalah dengan cara convert image online, baik itu dari JPEG ke ICO, BMP, TIFF, GIF, PNG maupun sebaliknya. Convert image secara online ini mempunyai kelebihan, diantaranya proses kerja yang sederhana dan mudah, yaitu upload gambar, pilih jenis atau type file yang diinginkan,dan dapatkan hasilnya. Selain kemudahan tersebut, kita tidak perlu menginstall software apapun kedalam computer, sehingga tidak membebani kinerja computer. Namun demikian juga terdapat kelemahannya yaitu : Untuk bisa melakukan convert secara online ini, computer harus terhubung dengan internet, jadi tidak bisa dilakukan sewaktu-waktu tanpa ada koneksi internet.

Bagi shobat yang ingin mencoba convert image atau gambar secara online, silahkan saja kunjungi alamat ini http://www.coolutils.com/online/image-converter/



Download software foto copy

Biaya foto copy memang sangat murah, paling-paling Cuma Rp. 100,- sampai dengan Rp. 150,-. per lembarnya. Namun kalau mau foto copy hanya 1 lembar saja kadang-kadang males juga. Hal yang sering kita lakukan adalah scan dulu kemudian baru dicetak menggunakan printer. Itu kalau scan-nya bersifat berdiri sendiri atau tidak tergabung dengan printer. Saat ini banyak sekali type printer yang sekaligus juga dapat digunakan sebagai fotocopy. Karena pada printer tersebut sudah langsung ada scan yang tergabung menjadi satu dengan printer. Hanya saja type printer seperti ini kelemahannya adalah kalau salah satu ada yang rusak maka akan menjadi repot, baik printernya ataupun scan-nya yang rusak. Jika masuk service maka kedua-duanya juga harus dibawa.

Nah bagi shobat yang punya scan dan printer yang berdiri sendiri atau tidak menjadi satu, maka bisa saja scanner tersebut dijadikan sebagai alat fotocopy dengan menggunakan software photocopier. Kita juga akan bisa melakukan pengaturan kecerahan, pengaturan warna (black and white, grayscale, color), jumlah copy dan lainnya.



Home Page download

Memperbaiki missing or corrupt c:\windows\system32\drivers\ntfs.sys

Ada beberapa masalah yang menyebabkan computer tidak bisa atau gagal booting pada windows xp, seperti missing ntldr, hal.dll is corrupt or missing, dan Missing or corrupt c:\windows\system32\drivers\ntfs.sys. Untuk computer gagal booting dikarenakan missing atau corrupt ntfs.sys ini biasanya disebabkan oleh harddisk telah diconvert dari FAT32 ke NTFS, dan selama proses conversi, file ntfs.sys ini tercorrupt.

Untuk mengatasi Missing or corrupt c:\windows\system32\drivers\ntfs.sys ini dapat dilakukan dengan mengcopy file ntfs.sys dari cd windows xp ke system
caranya adalah sebagai berikut:
  1. Atur BIOS / CMOS Setting agar booting menggunakan CDrom
  2. Masukkan CD Windows XP anda ke CDrom.
  3. Ketika muncul perintah “press any key to boot from the CD”, tekan salah satu tombol di keyboard (tombol apa saja)
  4. Setelah muncul Windows XP setup menu tekan tombol "R" di keyboard untuk memilih to repair a windows XP installation using Recovery Console.



  5. Pilih windows yang terinstall dengan menekan tombol "1" ( Jika windows yang terinstall hanya satu) kemudian tekan enter.
  6. Jika diminta memasukkan password administrator, masukkan password administrator dan tekan enter (Jika tidak ada passwordnya langsung saja tekan enter).
  7. Copy file ntfs.sys dari CDrom ke system windows anda dengan cara memberikan perintah seperti dibawah ini :

    copy x:\i386\ntfs.sys c:\windows\system32\drivers

    catatan: x pada kalimat diatas adalah nama drive cdrom dikomputer.Setiap computer bisa berbeda-beda. Jika cdrom dikomputer anda berada pada drive D, maka penulisannya menjadi copy D:\i386\ntfs.sys c:\windows\system32\drivers

  8. Jika file ntfs.sys telah ada dikomputer, maka akan ada pertanyaan apakah tetap akan mencopy file tersebut, tekan saja tombol Y untuk ya kemudian tekan enter
  9. Untuk keluar dari jendela recovery console, ketikkan EXIT kemudian tekan enter
  10. Setelah file ntfs.sys selesai dicopy ke file system, ambil cd windows anda dan restart computer. (Atur kembali agar windows booting melalui harddisk)

Cara memperbaiki system restore yang tidak aktif

System restore yang tidak aktif ini biasanya kita ketahui saat kita akan menggunakan system restore untuk mengembalikan kondisi windows pada tanggal sebelumnya. Hal ini ditandai dengan warna abu-abu atau tidak bisa diklik dengan menggunakan mouse saat ketika membuka System protection pada windows 7 ataupun System restore pada windows xp di System properties. Selain itu system restore yang tidak aktif ini ditandai juga dengan pesan pemberitahuan yaitu System restore is disabled by your system administrator atau Turn off system restore (disabled by Group Policy). Dengan demikian kita tidak bisa menggunakan system restore untuk memperbaiki windows yang rusak atau yang sedang bermasalah.



Untuk memperbaiki atau mengaktifkan system restore yang disable atau tidak aktif bisa dilakukan dengan cara dibawah ini :

Mengaktifkan system restore menggunakan Group Policy
  1. Masuk ke jendela group policy editor dengan cara tekan tombol Ctrl + R kemudian ketik gpedit.msc dan tekan enter.
  2. Masuk ke Computer Configuration > Administrative Templates > System > System Restore
  3. Pada panel sebelah kanan atur Turn off Configuration dan Turn off System Restore menjadi Not Configured
  4. Log off atau restart computer
Mengaktifkan system restore menggunakan Registry Editor
  1. Masuk ke jendela Registry editor dengan cara tekan tombol Ctrl + R kemudian ketik regedit dan tekan enter
  2. Masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows NT\SystemRestore
  3. Pada panel sebelah kanan hapus DisableConfig dan DisableSR
  4. Keluar dari jendela registry editor
  5. Log off atau restart computer.
Setelah cara diatas, semoga saja system restore shobat menjadi aktif kembali.

Related search :
memperbaiki system restore yang rusak, system restore tidak aktif, mengaktifkan system restore, system restore tidak normal, tidak bisa masuk system restore, cara masuk system restore yang disable by administrator atau group policy

Follow us